Main Article Content

Abstract

Islam mengajarkan konsep persaudaraan universal yang menekankan kesetaraan, keadilan ekonomi, dan saling membantu antar manusia. Dalam kehidupan modern, manusia menghadapi berbagai risiko seperti kecelakaan, bencana, penyakit, dan ancaman ekonomi yang memerlukan perlindungan. Asuransi syariah menjadi solusi berbasis prinsip Islam untuk mengantisipasi risiko tersebut. Namun, industri asuransi menghadapi masalah polis lapse akibat ketidakmampuan membayar premi. Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah menjadi penting untuk meminimalkan risiko lapse. Penelitian ini menganalisis minat nasabah asuransi syariah di Bank Muamalat Cabang Cirebon dengan mengidentifikasi faktor dominan yang mempengaruhi keputusan pembelian, yaitu strategi pemasaran, ajaran Islam, dan kebutuhan nasabah. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Ordinary Least Square (OLS). Minat nasabah sebagai variabel dependen dianalisis terhadap tiga variabel independen: strategi pemasaran, ajaran Islam, dan kebutuhan asuransi. Hasil analisis menunjukkan bahwa strategi pemasaran, ajaran Islam, dan kebutuhan asuransi secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat menjadi nasabah asuransi syariah. Variabel kebutuhan asuransi terbukti sebagai faktor dominan yang paling mempengaruhi minat nasabah. Kebutuhan asuransi merupakan faktor utama yang mendorong minat nasabah terhadap asuransi syariah di Bank Muamalat Cabang Cirebon, diikuti oleh strategi pemasaran dan ajaran Islam.

Keywords

strategi pemasaran minat bank syariah Islam kebutuhan asuransi

Article Details

References

  1. Abdullah, J. (2018). Akad-akad di dalam asuransi syariah. Tawazun: Journal of Sharia Economic Law, 1(1), 11–23. https://journal.iainkudus.ac.id/index.php/tawazun/article/view/4700
  2. Adiputra Mokoginta, A., Mananeke, L., & Jorie, R. J. (2019). Implementasi strategi pemasaran dengan menggunakan metode SWOT dalam upaya meningkatkan penjualan produk asuransi tabungan pada PT Prudential Cabang Manado. Jurnal EMBA, 7(3), 4349–4357. https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/emba/article/view/25086/24787
  3. Ajib Ridlwan, A. (2014). Asuransi perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum dan Ekonomi Syariah, 4(1), 76–85.
  4. Amin Suma. (2006). Asuransi syariah & asuransi konvensional: Teori, sistem, aplikasi, & pemasaran. Kholam Publishing.
  5. Andespa, R. (2017). Faktor-faktor yang mempengaruhi minat nasabah dalam menabung di bank syariah. Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan. https://core.ac.uk/download/pdf/229197991.pdf
  6. Anshori, A. G. (2007). Asuransi syariah di Indonesia. UII Press.
  7. Arifin, E. (2015). Pengaruh persepsi kualitas produk, citra merek, dan promosi terhadap minat beli ban Achilles di Jakarta Selatan (Master’s thesis). Universitas Mercu Buana. https://repository.mercubuana.ac.id/62389/
  8. Arista, D., & Astuti, S. R. T. (2011). Analisis pengaruh iklan, kepercayaan merek, dan citra merek terhadap minat beli konsumen. Jurnal ASET, 13(1). https://journal.widyamanggala.ac.id/index.php/jurnalaset/article/view/71
  9. Atika Dita Marisa. (2022). Analisis faktor yang mendorong nasabah asuransi membeli produk asuransi pendidikan. Jurnal Ilmu Komputer, Ekonomi dan Manajemen, 2(1), 1061–1067.
  10. Bakoil, M. B., Supriyanto, S., & Koesbardiati, T. (2017). Hubungan jaminan persalinan, jarak tempat tinggal, waktu tempuh dan kebiasaan masyarakat terhadap pemanfaatan tempat persalinan. Jurnal Info Kesehatan, 15(1), 82–96.
  11. Budiningtyas, F. S. (2011). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat beli konsumen pada minimarket (Undergraduate thesis). Universitas Muhammadiyah Surakarta. http://eprints.ums.ac.id/id/eprint/13255
  12. Cahyono, P. (2016). Implementasi strategi pemasaran dengan menggunakan metode SWOT. Jurnal Penelitian Ilmu Manajemen, 1(2), 129–138. http://jurnalekonomi.unisla.ac.id/index.php/jpim/article/view/28/28
  13. Deepublish. (2021, March 25). Populasi dan sampel: Arti, perbedaan dan teknik pengambilan. https://penerbitbukudeepublish.com/populasi-dan-sampel/
  14. Deepublish. (2022, April 19). Definisi operasional: Pengertian, ciri-ciri, contoh, dan cara menyusunnya. https://penerbitdeepublish.com/definisi-operasional/
  15. Effendi, A. (2016). Asuransi syariah di Indonesia. Wahana Akademika, 3(2), 71–92. https://journal.walisongo.ac.id/index.php/wahana/article/view/1145
  16. Fitriana, D. (2017). Manajemen risiko perbankan dan dugaan tindakan tying agreement. Jurnal De Jure Muhammadiyah Cirebon, 1(2), 19–40. https://e-journal.umc.ac.id/index.php/JDJ/article/view/6
  17. Hans, R. (2022). Pahami proses dan macam metode analisis data kuantitatif. https://www.dqlab.id/pahami-proses-dan-macam-metode-analisis-data-kuantitatif
  18. Hamsa, A. (2009). Asuransi dalam perspektif Islam. At-Tasyri’, 1(2), 115–123.
  19. Hein, K. Z. P. W., Keovilay, J., Adinegoro, W., & Ko, B. (2020). Analisis empiris perilaku lapse pada nasabah asuransi jiwa di Indonesia. Jurnal Statistika dan Aplikasinya, 4(2), 73–81. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/statistika/article/view/16945
  20. Husein Syahatah. (2006). Asuransi dalam perspektif syariah (K. A. Fallasufa, Trans.). Sinar Grafika.
  21. Imam Mahfud. (2021). Tinjauan hukum Islam terhadap mekanisme pengajuan klaim asuransi syariah. Madani Syari’ah, 4(1), 15–25. https://stai-binamadani.e-journal.id/Madanisyariah/article/view/230/187
  22. Kompas Cyber Media. (2021, July 6). Bancassurance: Definisi, jenis, manfaat, dan metodenya. Kompas.com. https://www.kompas.com/skola/read/2021/07/06/135539069/bancassurance-definisi-jenis-manfaat-dan-metodenya
  23. Marimin, & Romdhoni, A. H. (2015). Perkembangan bank syariah di Indonesia. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 1(2). http://jurnal.stie-aas.ac.id/index.php/jei/article/view/30
  24. Muhaimin Iqbal. (2006). Asuransi umum syariah dalam praktik. Gema Insani.
  25. Puspitasari, N. (2011). Sejarah dan perkembangan asuransi Islam. Jurnal Ekonomi Akuntansi dan Manajemen, 10(2). https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JEAM/article/view/1202
  26. Rahmawati, L., Sholikhah, F., Muslimah, H., Amalia, I. R., & Maghfiroh, L. (2021). Strategi pemasaran dalam meningkatkan nasabah. PROFIT, 5(2). https://www.ejournal.unuja.ac.id/index.php/profit/article/view/3201
  27. Ramadhani, H. (2015). Prospek dan tantangan perkembangan asuransi syariah di Indonesia. Al-Tijary, 57–66. http://journal.uinsi.ac.id/index.php/altijary/article/view/422
  28. Saprijal, M. (2014). Strategi pemasaran dalam meningkatkan volume penjualan. Cano Ekonomos, 3(1), 41–56. https://www.neliti.com/publications/58203/
  29. Saputra, A. E., Sudirman, & Mubyarto, N. (2021). Pengaruh pengetahuan, promosi, dan fasilitas terhadap keputusan menabung (Master’s thesis). UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. http://repository.uinjambi.ac.id/7243/
  30. Susilayeni, Y. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi tidak terealisasinya akad mudharabah (Undergraduate thesis). UIN Sultan Syarif Kasim Riau. http://repository.uin-suska.ac.id/2539/
  31. Yumanita, D. (2005). Bank syariah: Gambaran umum. Bank Indonesia.